Ram resmi memperkenalkan versi khusus dari pikap 2500 yang disiapkan untuk kebutuhan penegakan hukum. Model ini diberi nama Emergency Response Vehicle dan mendapat sorotan karena berhasil melewati program evaluasi ketat milik Michigan State Police, salah satu pengujian paling berat untuk kendaraan polisi di Amerika Serikat.
Pengujian tersebut bukan sekadar formalitas. Kendaraan peserta dipaksa bekerja dalam kondisi ekstrem yang menyerupai situasi kejar-kejaran di lapangan. Ram 2500 harus berakselerasi dari kondisi diam hingga sekitar 96 km/jam dalam 8,41 detik, lalu mencapai 128 km/jam dalam 13,22 detik, dan menembus 161 km/jam setelah sekitar 20,5 detik.
Tidak berhenti di situ, kendaraan juga diuji ketahanan pengeremannya lewat 20 kali deselerasi beruntun dari kecepatan tinggi. Setelah itu, mobil harus terus melahap lebih dari 30 putaran di lintasan sekitar 3 kilometer yang dipenuhi tikungan tajam dan bagian menanjak. Tes seperti ini dirancang untuk memastikan kendaraan tetap stabil dan bisa diandalkan dalam situasi pengejaran nyata.
Versi polisi Ram 2500 dibangun dari basis kendaraan tugas khusus dengan mesin V8 berkapasitas besar. Output tenaganya mencapai 405 hp dengan torsi 582 Nm, dipadukan dengan transmisi otomatis 8-percepatan dan sistem penggerak empat roda. Kombinasi ini membuat pikap besar tersebut tetap mampu bergerak agresif meski membawa beban tambahan atau harus melintasi medan berat.
Untuk menunjang fungsi operasional, Ram menambahkan diferensial anti-slip agar traksi lebih baik, roda baja tahan benturan, serta perlindungan tambahan pada bagian bawah. Mobil ini juga dibekali sistem tenaga berkapasitas besar untuk menopang lampu prioritas dan perangkat kepolisian lain yang biasanya bekerja terus-menerus selama patroli atau respons darurat.
Meski berbentuk pikap besar, performanya tetap mengesankan. Ram menyebut kendaraan ini mampu mencapai kecepatan puncak sekitar 166 km/jam. Dalam pengujian, model tersebut bahkan mampu menyelesaikan hingga 40 lap tanpa henti, melampaui tuntutan standar daya tahan yang diwajibkan dalam penilaian.
Keberhasilan ini menunjukkan bahwa kendaraan polisi modern tidak selalu harus berupa sedan atau SUV. Untuk sejumlah kebutuhan seperti patroli wilayah luas, penanganan medan sulit, dan pengangkutan peralatan berat, pikap seperti Ram 2500 punya nilai tambah yang jelas. Bentuknya memang besar, tetapi justru itu yang membuatnya cocok untuk tugas-tugas yang lebih keras daripada mobil patroli biasa.
Ram belum mengumumkan harga resmi untuk model Emergency Response Vehicle ini. Namun perusahaan memastikan kendaraan tersebut akan mulai ditawarkan kepada instansi terkait pada paruh kedua 2026. Dengan hasil uji yang sudah lolos dan spesifikasi yang mendukung, Ram 2500 kini bukan cuma pikap pekerja keras, tetapi juga kandidat serius untuk menjadi pemburu pelanggar hukum.






