Curug Genting Batang Tarik 100 Wisatawan per Hari Saat Libur Sekolah

Avatar photo

- Penulis Berita

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Curug Genting Batang

Curug Genting Batang

Libur sekolah membawa dampak positif bagi sektor pariwisata di Kabupaten Batang. Salah satu destinasi yang merasakan lonjakan kunjungan adalah Curug Genting di Kecamatan Blado, yang kini menjadi pilihan favorit wisatawan untuk menikmati suasana alam pegunungan.

Selama masa liburan, jumlah pengunjung meningkat tajam dibandingkan hari-hari biasa. Rata-rata sekitar 100 wisatawan datang setiap hari untuk menikmati panorama air terjun, udara yang sejuk, serta lingkungan alam yang masih asri.

Pengelola Curug Genting, Muklis Efendi, mengatakan peningkatan jumlah wisatawan mulai terlihat sejak dimulainya masa libur sekolah. Menurutnya, pengunjung tidak hanya berasal dari kalangan remaja, tetapi juga keluarga yang mengajak anak-anak hingga orang tua untuk berwisata bersama.

Ia menjelaskan bahwa pada hari biasa jumlah pengunjung berkisar 30 orang per hari. Namun ketika musim liburan tiba, angka tersebut meningkat lebih dari tiga kali lipat hingga mencapai sekitar 100 orang setiap harinya.

Meningkatnya minat wisatawan tidak lepas dari berbagai pembenahan yang telah dilakukan di kawasan Curug Genting. Pengelola bersama pihak terkait memperbaiki fasilitas agar pengunjung dapat menikmati wisata dengan lebih aman dan nyaman.

Salah satu pembaruan yang paling dirasakan adalah pembangunan anak tangga yang lebih kokoh menuju lokasi air terjun. Selain itu, jalur wisata kini telah dilengkapi pagar pembatas atau railing sehingga wisatawan merasa lebih aman saat melewati lintasan yang menurun.

Selain memperbaiki fasilitas fisik, pengelola juga memperkuat sistem keselamatan mengingat Curug Genting berada di kawasan pegunungan yang berpotensi mengalami peningkatan debit air ketika hujan turun di wilayah hulu. Langkah tersebut dilakukan untuk meminimalkan risiko bagi para pengunjung.

Sebagai bentuk antisipasi, pengelola bekerja sama dengan warga yang berada di daerah hulu untuk memantau kondisi cuaca. Informasi mengenai hujan deras akan segera diteruskan kepada petugas di lokasi wisata sehingga pengunjung dapat diarahkan menuju tempat yang lebih aman apabila diperlukan.

Tidak hanya mengandalkan pemantauan manual, pengelola juga memanfaatkan aplikasi pemantau cuaca serta alarm peringatan dini banjir. Sistem tersebut memungkinkan petugas mengambil tindakan cepat apabila terdapat potensi banjir atau peningkatan debit air secara mendadak.

Dari sisi biaya, Curug Genting tetap menawarkan harga yang ramah bagi wisatawan. Tiket masuk dipatok sebesar Rp5.000 per orang, sementara biaya parkir kendaraan roda dua hanya Rp2.000. Di sekitar lokasi juga tersedia sejumlah warung makan dan minuman yang melengkapi kebutuhan pengunjung selama berwisata.

Meski jumlah wisatawan terus meningkat, Muklis berharap pemerintah dapat memberikan perhatian terhadap akses menuju Curug Genting. Menurutnya, kondisi jalan yang masih relatif sempit menjadi salah satu kendala bagi kendaraan yang saling berpapasan, terutama saat akhir pekan dan musim liburan.

Dengan keindahan alam yang tetap terjaga, fasilitas yang semakin memadai, serta sistem keamanan yang terus diperkuat, Curug Genting diharapkan mampu mempertahankan posisinya sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Kabupaten Batang. Peningkatan kunjungan wisatawan juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat yang berada di sekitar kawasan wisata.

Berita Terkait

Wali Kota Tangerang Resmi Buka Turnamen Badminton Cipondoh, Dorong Sportivitas dan Atlet Muda
Hari Koperasi 2026, Pelaku Koperasi Jakarta Didorong Lebih Modern dan Berdaya Saing
Ketua TP PKK Aceh Besar Perkuat Kolaborasi Nasional Melalui Jalan Sehat HKG PKK 2026
Begawi Festival 2026 Promosikan Wisata Lampung Selatan Lewat Budaya dan Aksi Lingkungan
Disdikbud Batang Tegaskan MPLS Ramah Anak Tanpa Senioritas dan Perpeloncoan
Jawa Barat Luncurkan SWJ-MFT dan IPKN untuk Perkuat Pariwisata Kelas Dunia
Pemkab Bojonegoro Perkuat Program Beasiswa Demi Tingkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia
Gerakan Pangan Murah Aceh Besar Diserbu Warga Krueng Barona Jaya Sejak Pagi

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:37 WIB

Wali Kota Tangerang Resmi Buka Turnamen Badminton Cipondoh, Dorong Sportivitas dan Atlet Muda

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:36 WIB

Hari Koperasi 2026, Pelaku Koperasi Jakarta Didorong Lebih Modern dan Berdaya Saing

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:36 WIB

Ketua TP PKK Aceh Besar Perkuat Kolaborasi Nasional Melalui Jalan Sehat HKG PKK 2026

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:36 WIB

Begawi Festival 2026 Promosikan Wisata Lampung Selatan Lewat Budaya dan Aksi Lingkungan

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:14 WIB

Disdikbud Batang Tegaskan MPLS Ramah Anak Tanpa Senioritas dan Perpeloncoan

Berita Terbaru