Dalam kunjungan kenegaraan terbarunya ke Amerika Serikat, Raja Charles III menarik perhatian publik tidak hanya melalui pertemuan diplomatiknya, tetapi juga melalui kendaraan yang menemaninya. Raja dari Inggris tersebut terlihat menggunakan BMW 760i xDrive Protection sebagai sarana transportasi utamanya. Mobil ini dikenal sebagai salah satu sedan paling aman di dunia dengan spesifikasi perlindungan tingkat tinggi untuk tamu VVIP.
Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian tur resmi Raja Charles III untuk bertemu dengan jajaran kabinet Presiden Donald Trump. Selain membicarakan isu-isu penting, sang Raja juga menyempatkan diri mengunjungi berbagai markah tanah bersejarah di Amerika Serikat. Keamanan menjadi prioritas utama selama perjalanan ini, itulah sebabnya pihak pengawal kerajaan memilih armada BMW seri 7 dengan standar proteksi balistik yang sangat ketat.
Menariknya, BMW 760i xDrive Protection yang digunakan merupakan versi spesifikasi Eropa yang tidak memiliki panel reflektif oranye khas standar kendaraan di Amerika. Kendaraan lapis baja ini sebenarnya milik tim pengamanan Kerajaan Inggris yang dikirim langsung untuk mengawal sang Raja. Jenis sedan serupa juga diketahui pernah digunakan oleh pemimpin kerajaan tersebut saat melakukan perjalanan ke wilayah Bermuda sebelumnya.
Secara teknis, mobil ini berbasis pada BMW Seri 7 generasi ketujuh dengan kode bodi G70, namun untuk versi proteksi kodenya adalah G73. Berbeda dengan banyak mobil antipeluru yang dimodifikasi oleh pihak ketiga, kendaraan ini dirakit langsung oleh BMW di pabrik mereka di Dingolfing, Jerman. Hal ini memastikan bahwa setiap komponen, mulai dari sasis hingga bodi, memang dirancang sejak awal untuk menahan serangan senjata api maupun ledakan.
Teknologi inti dari mobil ini adalah BMW Protection Core, sebuah kompartemen keselamatan mandiri yang terbuat dari baja lapis baja super kuat. Bagian pintu dan bawah kendaraan diperkuat untuk memenuhi standar keamanan VR9. Bahkan, kaca mobil ini diklaim memiliki tingkat perlindungan tertinggi VPAM 10, yang merupakan standar maksimal bagi kendaraan sipil untuk menahan tembakan peluru kaliber besar.
Meskipun memiliki bobot yang sangat berat akibat lapisan baja, performa mesin BMW 760i xDrive Protection tetap luar biasa. Mobil ini dibekali mesin V8 twin-turbo berkapasitas 4.4 liter yang mampu menyemburkan tenaga sebesar 530 hp. Tenaga besar tersebut memungkinkan sedan mewah ini berakselerasi dari posisi diam hingga 100 km/jam hanya dalam waktu 4,2 detik, dengan kecepatan puncak yang dibatasi pada 250 km/jam.
Sektor kaki-kaki juga tidak luput dari perhatian dengan penggunaan roda berukuran 20 inci yang didesain khusus. BMW menyematkan sistem keselamatan ban PAX dari Michelin yang memungkinkan mobil tetap bisa melaju meski ban dalam keadaan kempes total. Teknologi ini sangat krusial dalam situasi darurat untuk memastikan penumpang bisa segera meninggalkan lokasi bahaya tanpa hambatan pada sistem kemudi maupun pengereman.
Perlu diketahui bahwa BMW 760i xDrive Protection bukanlah satu-satunya kendaraan ramah lingkungan namun aman yang dimiliki oleh Raja Charles III. Di Inggris, sang Raja lebih sering terlihat menggunakan BMW i7 Protection yang merupakan versi listrik murni dari sedan antipeluru ini. Penggunaan kendaraan listrik lapis baja tersebut juga sempat terlihat saat beliau melakukan kunjungan resmi ke Kanada pada pertengahan tahun 2025 lalu.






