TMT Motors mengumumkan rencana besar untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Vietnam melalui pembangunan 2.100 pilar pengisian dalam waktu dekat. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk mendukung distribusi dan adopsi kendaraan listrik Wuling di pasar lokal.
Rencana tersebut muncul dalam laporan tahunan TMT Motors 2025. Perusahaan menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur pengisian tidak bisa dipisahkan dari pertumbuhan pasar EV, karena konsumen membutuhkan kepastian jaringan yang luas dan mudah dijangkau.
Dari total 2.100 pilar pengisian yang direncanakan, 750 titik akan dibangun di Hanoi, 750 di Ho Chi Minh City, dan 600 sisanya tersebar di berbagai provinsi lain. Pembagian ini menunjukkan fokus pada wilayah padat pengguna sekaligus perluasan bertahap ke daerah lain.
Selain infrastruktur pengisian, TMT Motors juga melanjutkan pengembangan fasilitas produksi di Hung Yen. Pabrik tersebut dirancang memiliki kapasitas 3.000 kendaraan per tahun, dan pada akhir 2025 perusahaan mengklaim telah merakit lebih dari 2.653 mobil listrik dari lini produksi yang ada.
TMT Motors juga mengonfirmasi rencana membangun pabrik sepeda motor listrik di wilayah yang sama. Kapasitasnya ditargetkan mencapai 2.000 unit per tahun, sebagai bagian dari upaya memperluas portofolio kendaraan listrik yang ditawarkan ke pasar Vietnam.
Dalam laporan itu, perusahaan juga menyebut target penjualan 20.000 kendaraan listrik pada 2026. Angka tersebut cukup ambisius, terutama karena performa penjualan EV pada 2025 belum sepenuhnya mencapai rencana awal.
Di sisi distribusi, TMT Motors berencana merestrukturisasi jaringan dealer. Dealer yang dinilai tidak memenuhi syarat akan ditutup, sementara mitra baru dengan pengalaman bisnis yang lebih kuat akan direkrut untuk memperkuat layanan penjualan dan purnajual.
Langkah ini memperlihatkan bahwa TMT Motors tidak hanya berfokus pada produk, tetapi juga pada ekosistem. Jika rencana berjalan sesuai target, Vietnam bisa menjadi salah satu pasar paling penting bagi pertumbuhan Wuling dan kendaraan listrik murah di kawasan Asia Tenggara.






