Ford resmi memperkenalkan Ranger Super Duty di Bangkok International Motor Show 2026 sebagai versi pikap yang dirancang untuk bekerja lebih berat dibanding Ranger biasa. Model ini diposisikan sebagai kendaraan yang mengedepankan kemampuan angkut, ketahanan sasis, dan kesiapan menghadapi beban kerja tinggi. Di Thailand, varian kabin gandanya dibuka dengan harga mulai 1.599.000 baht, menandai masuknya Ranger Super Duty sebagai salah satu pikap paling serius di kelasnya.
Secara tampilan, Ranger Super Duty memang masih sangat dekat dengan Ranger reguler. Namun di balik desain yang tidak terlalu jauh berbeda, Ford melakukan banyak penguatan penting pada sektor teknis. Sasis dibuat lebih kokoh, gardan ditingkatkan, poros transmisi diperbesar, dan tangki bahan bakar dibekali kapasitas lebih besar hingga 130 liter. Semua perubahan ini jelas diarahkan untuk membuat mobil siap dipakai mengangkut beban lebih berat dalam pemakaian komersial maupun off-road.
Dampak dari penguatan itu terlihat langsung pada kemampuannya. Ford menyebut berat total maksimum kendaraan, termasuk penumpang dan muatan, bisa mencapai 4.500 kg. Sementara itu, kapasitas angkut berada di kisaran 1.825 hingga 1.982 kg tergantung versi. Angka tersebut membuat Ranger Super Duty masuk ke wilayah yang jauh lebih serius dibanding pikap lifestyle biasa. Singkatnya, ini bukan tipe mobil yang cuma gagah di parkiran proyek, tapi memang disiapkan buat kerja beneran.
Kemampuan melibas medan berat juga ikut ditingkatkan. Ground clearance kini mencapai 299 mm, bahkan lebih tinggi daripada Ranger Raptor. Ford juga menyebut kemampuan melintasi genangan air mencapai 850 mm. Selain itu, model ini bisa dipasangi aksesori bawaan pabrik seperti bumper depan dengan under-barrier khusus dan lampu tambahan, sehingga pemilik bisnis tidak perlu repot buru-buru berburu aksesori aftermarket untuk menunjang pekerjaan lapangan.
Inspirasi desain Ranger Super Duty datang dari keluarga truk Super Duty di pasar Amerika Serikat. Hal itu terlihat dari lengkungan roda yang dibuat lebih besar dan soket roda persegi yang dirancang untuk menutup jejak roda yang lebih lebar. Sentuhan ini tidak hanya memberi kesan tangguh, tetapi juga menegaskan bahwa Ford ingin memisahkan karakter Ranger Super Duty dari Ranger biasa secara visual, meski basis desain utamanya masih sama.
Untuk dapur pacu, Ranger Super Duty menggunakan mesin diesel V6 turbo 3,0 liter yang masih satu keluarga dengan mesin pada Wildtrak 3.0 V6 Turbo Diesel. Meski tenaga diturunkan sekitar 40 hp menjadi 209 hp, torsinya tetap kuat di angka 600 Nm. Tenaga tersebut disalurkan ke empat roda melalui transmisi otomatis 10-percepatan yang didukung tujuh mode berkendara. Pilihan ini menunjukkan bahwa Ford lebih memprioritaskan daya tahan dan karakter torsi untuk kerja berat dibanding sekadar tenaga puncak.
Masuk ke kabin, nuansanya sebagian besar tetap menyerupai Ranger modern dengan layar sentuh vertikal 12 inci. Di bagian atas, dekat kaca spion, tersedia sakelar tambahan yang siap digunakan untuk menghubungkan berbagai aksesori ekstra. Ford juga membenamkan sistem Integrated Device Mounting di sisi penumpang depan, memungkinkan perangkat seperti tablet dengan bobot sampai 4 kg dipasang secara aman tanpa mengganggu kerja airbag. Ini detail kecil, tapi sangat berguna buat pelaku usaha yang butuh alat kerja digital di kabin.
Dari sisi keselamatan dan bantuan berkendara, Ranger Super Duty tetap dibekali fitur yang lengkap. Di antaranya ada trailer reversing assist, kontrol medan, bantuan putar kepala off-road, blind spot monitoring, forward collision warning, AEB dengan deteksi pejalan kaki, rear cross-traffic alert, adaptive cruise control dengan stop and go, serta lane keeping assist. Kombinasi kemampuan angkut besar, struktur lebih tangguh, dan teknologi modern inilah yang membuat Ranger Super Duty tampil sebagai pikap kerja keras yang tidak mau ketinggalan zaman.






