Porsche Siapkan SUV Bensin Baru yang Tak Sekadar Jadi Bayangan Audi

Avatar photo

- Penulis Berita

Minggu, 22 Maret 2026 - 20:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Porsche

Porsche

Porsche menegaskan bahwa SUV bensin barunya yang diperkirakan meluncur pada 2028 tidak akan hadir sebagai versi tempelan dari Audi, meski secara teknis memakai platform yang berkaitan dengan Audi Q5. Penegasan ini penting karena model tersebut dipersiapkan untuk mengisi kekosongan setelah lini SUV bermesin pembakaran internal yang ada sekarang mulai ditinggalkan.

Pernyataan itu disampaikan di tengah munculnya anggapan bahwa proyek baru Porsche hanya akan menjadi “Audi berganti logo”. CEO Porsche, Michael Leiters, membantah asumsi tersebut. Menurut dia, kendaraan anyar itu memang punya hubungan teknis dengan fondasi yang dipakai Audi, tetapi tetap harus membawa identitas Porsche sepenuhnya, mulai dari rasa berkendara, teknologi, kualitas, hingga nilai produknya.

Langkah ini tidak lepas dari perubahan besar di lini produk Porsche. Macan generasi pertama sudah dihentikan di Eropa sejak 2024 karena tak lagi sesuai dengan regulasi keamanan siber baru. Secara global, produksi SUV bensin tersebut juga dijadwalkan berhenti pada pertengahan tahun ini. Padahal, Macan selama ini merupakan salah satu produk penting Porsche dari sisi volume penjualan.

Karena itu, Porsche membutuhkan pengganti yang tidak hanya hadir cepat, tetapi juga cukup kuat untuk menjaga performa bisnis globalnya. Menariknya, model baru ini dikabarkan tidak akan lagi memakai nama Macan. Dengan kata lain, Porsche bukan sekadar menyiapkan penerus teknis, tetapi juga membangun identitas baru yang lebih segar untuk segmen SUV bensin kompaknya.

Proyek ini dikonfirmasi sebagai bagian dari kerja sama Porsche dan Audi di bawah payung Volkswagen Group. Dalam skema tersebut, Porsche disebut membayar Audi biaya lisensi satu kali sebesar 1 miliar euro. Namun kerja sama itu tidak hanya ditujukan untuk satu model SUV baru saja, melainkan juga mencakup beberapa proyek lain di masa depan antara dua merek premium Jerman tersebut.

Meski begitu, Porsche menekankan bahwa kedekatan platform bukan berarti hasil akhirnya akan sama. Logikanya mirip seperti dua koki memakai dapur yang sama, tetapi menyajikan rasa yang berbeda. Porsche ingin memastikan DNA mereknya tetap kuat, sehingga konsumen tidak melihat model baru ini sebagai produk Audi yang “dipoles sedikit lalu dijual lebih mahal”.

Sejumlah model lain juga diyakini terkait dengan kolaborasi Porsche dan Audi, termasuk 718 Boxster/Cayman listrik murni, Concept C, hingga SUV tiga baris Porsche yang platform dasarnya berhubungan dengan Audi. Ini menunjukkan bahwa sinergi keduanya cukup luas dan bukan hal baru. Namun setiap proyek tetap dituntut memiliki karakter masing-masing agar tidak saling menyalin identitas.

Di luar crossover kecil baru tersebut, Porsche juga sedang menyiapkan ekspansi ke segmen SUV yang lebih besar. Cayenne yang sebelumnya sempat diarahkan ke format listrik murni kini justru diperkirakan lebih dulu diprioritaskan dalam versi bermesin pembakaran internal berkapasitas besar. Strategi ini memberi sinyal bahwa Porsche masih melihat mesin bensin sebagai pilar penting, berdampingan dengan rencana elektrifikasi.

Bagi Porsche, SUV bensin baru ini menjadi produk yang amat strategis. Di tengah pasar otomotif yang sedang bergerak ke arah listrik, perusahaan tampaknya tetap ingin menjaga keseimbangan dengan memperkuat lini pembakaran internal. Jadi, mobil ini bukan sekadar pengisi kekosongan setelah Macan, tetapi juga alat penting untuk memastikan Porsche tetap punya amunisi kuat di pasar global selama masa transisi industri otomotif berlangsung.

Berita Terkait

Spesifikasi Jetour G700 Ark Edition Mobil Amfibi Cina Yang Bisa Berlayar Di Atas Permukaan Air
Kemewahan Mobil BMW 760i xDrive Protection Milik Raja Charles III Saat Berkunjung ke Amerika Serikat
Polisi Korea Selatan Gunakan Mobil Listrik Kia PV5 Berteknologi Kecerdasan Buatan dan Drone Canggih
Lebih dari 70 Demokrat AS Desak Larangan Mobil China Tetap Berlaku
BYD Naikkan Harga Paket ADAS God’s Eye di Tengah Lonjakan DRAM
Hyundai Perpanjang Garansi ICCU, Pengguna EV Masih Menyimpan Ragu
BYD Song Ultra EV Laris 61 Ribu Unit, Saingi Model Bensin
California Surga EV Kini Terpukul Penjualan Mobil Listrik

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Spesifikasi Jetour G700 Ark Edition Mobil Amfibi Cina Yang Bisa Berlayar Di Atas Permukaan Air

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Kemewahan Mobil BMW 760i xDrive Protection Milik Raja Charles III Saat Berkunjung ke Amerika Serikat

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Polisi Korea Selatan Gunakan Mobil Listrik Kia PV5 Berteknologi Kecerdasan Buatan dan Drone Canggih

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:07 WIB

Lebih dari 70 Demokrat AS Desak Larangan Mobil China Tetap Berlaku

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:06 WIB

BYD Naikkan Harga Paket ADAS God’s Eye di Tengah Lonjakan DRAM

Berita Terbaru

Sinopsis Film Netflix GTA

Berita

Sinopsis Film Netflix GTA San Andreas, 5 Fakta Menarik

Senin, 4 Mei 2026 - 19:43 WIB