Toyota dan Pony.ai Mulai Produksi Robotaxi bZ4X, Target Ribuan Unit 2026

Avatar photo

- Penulis Berita

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Toyota

Toyota

Langkah kendaraan otonom di Tiongkok kembali bergerak maju setelah Toyota dan Pony.ai memulai produksi robotaxi secara serial. Kendaraan yang dipakai berbasiskan SUV listrik bZ4X, lalu dipasangi sistem mengemudi tanpa sopir generasi terbaru dari Pony.ai.

Produksi awal ini menjadi penanda penting karena keduanya tidak lagi berhenti pada uji coba terbatas. Mereka menargetkan peningkatan volume secara cepat agar layanan taksi otonom bisa diperluas ke kota-kota besar yang memiliki permintaan mobilitas tinggi.

Dari sisi rencana, pengiriman unit pertama diposisikan sebagai pijakan untuk membangun armada yang jauh lebih besar. Ambisi yang disampaikan adalah menghadirkan lebih dari seribu robotaxi bZ4X dalam satu tahun pengembangan, sebelum diperluas lagi pada fase berikutnya.

Pony.ai juga menyiapkan strategi integrasi bertahap. Unit yang sudah selesai diproduksi akan masuk ke armada layanan ride-hailing yang mereka kelola, berdampingan dengan model tanpa pengemudi lain yang telah lebih dulu dioperasikan.

Beijing dan Shanghai disebut sebagai target utama untuk peluncuran komersial, karena kesiapan infrastruktur, kepadatan perjalanan, dan ekosistem regulasi yang relatif mendukung. Jika rencana berjalan mulus, Pony.ai menargetkan skala armada otonomnya terus bertambah hingga beberapa ribu unit pada 2026.

Yang ditawarkan bukan hanya “mobil tanpa supir”, melainkan pengalaman penumpang yang dibuat lebih nyaman. Sistem Gen-7 diklaim membawa fitur seperti pembukaan kunci otomatis via Bluetooth, interaksi suara di dalam kabin, musik daring, hingga pola pengereman yang lebih halus untuk mengurangi mabuk perjalanan.

Bagi Toyota, kolaborasi ini memberi jalur cepat untuk menguji penerapan teknologi otonom pada platform kendaraan listrik massal. Sementara bagi Pony.ai, kerja sama dengan produsen besar membantu mempercepat proses produksi, standardisasi, dan pemeliharaan armada.

Meski begitu, tantangan tetap ada. Robotaxi harus membuktikan keamanan, kestabilan perangkat lunak, serta kemampuan beroperasi di berbagai kondisi lalu lintas yang kompleks. Keberhasilan juga sangat ditentukan oleh perizinan operasional, rute layanan, dan penerimaan publik.

Dengan dimulainya produksi robotaxi bZ4X, pasar China memberi sinyal bahwa fase berikutnya kendaraan otonom bukan sekadar demonstrasi teknologi. Ini mulai mengarah pada bisnis nyata, di mana skala armada, biaya operasional, dan kualitas layanan akan menjadi penentu pemenang.

Berita Terkait

Spesifikasi Jetour G700 Ark Edition Mobil Amfibi Cina Yang Bisa Berlayar Di Atas Permukaan Air
Kemewahan Mobil BMW 760i xDrive Protection Milik Raja Charles III Saat Berkunjung ke Amerika Serikat
Polisi Korea Selatan Gunakan Mobil Listrik Kia PV5 Berteknologi Kecerdasan Buatan dan Drone Canggih
Lebih dari 70 Demokrat AS Desak Larangan Mobil China Tetap Berlaku
BYD Naikkan Harga Paket ADAS God’s Eye di Tengah Lonjakan DRAM
Hyundai Perpanjang Garansi ICCU, Pengguna EV Masih Menyimpan Ragu
BYD Song Ultra EV Laris 61 Ribu Unit, Saingi Model Bensin
California Surga EV Kini Terpukul Penjualan Mobil Listrik

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Spesifikasi Jetour G700 Ark Edition Mobil Amfibi Cina Yang Bisa Berlayar Di Atas Permukaan Air

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Kemewahan Mobil BMW 760i xDrive Protection Milik Raja Charles III Saat Berkunjung ke Amerika Serikat

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Polisi Korea Selatan Gunakan Mobil Listrik Kia PV5 Berteknologi Kecerdasan Buatan dan Drone Canggih

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:07 WIB

Lebih dari 70 Demokrat AS Desak Larangan Mobil China Tetap Berlaku

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:06 WIB

BYD Naikkan Harga Paket ADAS God’s Eye di Tengah Lonjakan DRAM

Berita Terbaru

Sinopsis Film Netflix GTA

Berita

Sinopsis Film Netflix GTA San Andreas, 5 Fakta Menarik

Senin, 4 Mei 2026 - 19:43 WIB