Atletico Madrid dilaporkan tengah mempertimbangkan kemungkinan perubahan posisi pelatih setelah hampir 15 tahun bersama Diego Simeone. Evaluasi dilakukan menyusul performa tim yang dinilai belum sepenuhnya memenuhi harapan dalam beberapa waktu terakhir.
Simeone masih memiliki kontrak hingga 2027, namun hubungan kerjanya dengan Direktur Sepak Bola Mateu Alemany disebut mengalami ketegangan, terutama terkait arah kebijakan transfer pemain klub.
Faktor lain yang turut menjadi perhatian adalah besaran gaji pelatih asal Argentina tersebut. Simeone dilaporkan menerima sekitar 13 juta euro per musim, menjadikannya salah satu pelatih dengan bayaran tertinggi.
Sejumlah sumber menyebut manajemen mulai mempertimbangkan kandidat alternatif. Salah satu nama yang dikaitkan adalah pelatih Bournemouth Andoni Iraola, meski ia dikabarkan masih ingin melanjutkan karier di Liga Inggris.
Dalam musim berjalan, Atletico berada di posisi ketiga klasemen La Liga dengan selisih sekitar 10 poin dari pemuncak klasemen Barcelona. Di Liga Champions, tim Madrid harus melalui jalur play-off setelah kalah dari Bodo/Glimt pada fase sebelumnya.
Rangkaian hasil yang belum konsisten membuat posisi Simeone mulai dipertanyakan. Jika target musim tidak tercapai, kemungkinan ia meninggalkan klub pada musim panas mendatang juga menjadi salah satu skenario yang dibahas.
Meski demikian, keputusan berpisah tidak mudah karena Simeone merupakan figur penting dalam sejarah modern Atletico Madrid. Selama masa kepemimpinannya, klub meraih dua gelar La Liga, dua trofi Liga Europa, satu Copa del Rey, Piala Super Spanyol, serta dua Piala Super Eropa.
Atletico juga dua kali mencapai final Liga Champions dan secara konsisten bersaing dengan Real Madrid serta Barcelona. Simeone sendiri pernah menyatakan ketertarikannya melatih Inter Milan, klub yang pernah ia bela sebagai pemain pada periode 1997 hingga 1999.






