Media Brasil melaporkan bahwa pelatih Carlo Ancelotti mulai membentuk kerangka utama tim nasional Brasil untuk menghadapi Piala Dunia 2026. Kabar ini memunculkan banyak perhatian karena disebut sebagian besar slot skuad sudah mulai mengerucut jauh sebelum turnamen digelar.
Menurut laporan tersebut, Ancelotti dikabarkan telah “mengunci” 18 dari total 26 posisi pemain untuk daftar Piala Dunia. Artinya, masih ada delapan tempat yang terbuka, tetapi fondasi tim disebut sudah mulai terlihat, baik di lini belakang, tengah, maupun depan.
Salah satu sorotan terbesar dari rumor skuad ini adalah belum masuknya nama Neymar ke kelompok pemain yang dianggap hampir pasti. Absennya nama bintang senior tersebut dalam daftar inti memicu spekulasi tentang peran dan masa depannya bersama Selecao jelang turnamen besar.
Di sektor penjaga gawang, Alisson Becker disebut tetap menjadi kandidat utama apabila kondisinya fit dan tidak terganggu cedera. Pengalaman dan kualitasnya di level klub membuat posisinya masih sangat kuat dalam proyeksi tim yang tengah disusun.
Untuk lini belakang, Brasil disebut mengandalkan kombinasi pemain berpengalaman yang sudah terbiasa tampil di level tertinggi. Nama-nama seperti Marquinhos, Eder Militao, dan Gabriel Magalhaes disebut menjadi tulang punggung di jantung pertahanan, dengan opsi tambahan di sektor full-back yang juga dinilai stabil.
Di lini tengah, Ancelotti dikabarkan mengarah pada komposisi yang menyeimbangkan pengalaman dan tenaga muda. Casemiro masih dipandang sebagai figur kepemimpinan, sementara Bruno Guimaraes dan sejumlah gelandang lain yang berkarier di Eropa disebut masuk dalam rencana untuk menjaga ritme dan transisi permainan.
Pada lini serang, Brasil memiliki banyak opsi cepat dan fleksibel, termasuk pemain sayap serta penyerang yang bisa bertukar posisi. Nama seperti Vinicius Junior, Rodrygo, Raphinha, dan Gabriel Martinelli dikabarkan menjadi bagian penting dari kerangka, ditambah opsi lain seperti Matheus Cunha, Joao Pedro, dan talenta muda Estevao.
Jika benar, arah pemilihan ini menunjukkan kecenderungan Ancelotti menyiapkan regenerasi dengan tetap mempertahankan inti berpengalaman. Brasil tampaknya ingin membawa kombinasi pemain yang siap bersaing secara fisik, cepat beradaptasi, dan cocok dengan sepak bola modern yang menuntut intensitas tinggi.
Meski Neymar belum masuk daftar inti, peluangnya belum sepenuhnya tertutup karena masih ada slot tersisa dan dinamika performa pemain bisa berubah. Namun, laporan ini tetap memberi sinyal kuat bahwa Brasil sedang bergerak menuju fase transisi generasi, dengan Ancelotti mulai merancang tim yang lebih segar untuk Piala Dunia 2026.






