Sam Altman Singgung “AI Washing”: AI Dijadikan Alasan Aman untuk PHK

Avatar photo

- Penulis Berita

Minggu, 22 Februari 2026 - 19:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sam Altman

Sam Altman

CEO OpenAI Sam Altman menyinggung fenomena yang ia sebut sebagai “AI washing” dalam gelaran KTT Dampak AI 2026. Istilah ini merujuk pada praktik perusahaan yang memakai narasi adopsi kecerdasan buatan sebagai pembenaran untuk melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK), padahal pemangkasan tenaga kerja tersebut bisa saja sudah direncanakan karena faktor ekonomi lain.

Altman menilai, di sejumlah kasus, AI dijadikan kambing hitam untuk keputusan yang sebenarnya akan tetap diambil meski tanpa teknologi itu. “Orang-orang menyalahkan AI atas PHK yang akan mereka lakukan bahkan tanpa itu,” kurang lebih demikian pesan yang ia sampaikan dalam forum tersebut.

Pernyataan itu sejalan dengan gambaran dari beberapa riset yang menilai dampak AI terhadap angka pengangguran belum terlihat secara drastis dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu laporan yang disebut berasal dari Yale Budget Lab mengacu pada data Biro Statistik Tenaga Kerja AS, dan menyimpulkan tidak ada perubahan besar pada transisi karier rata-rata maupun tingkat pengangguran pada rentang akhir 2022 hingga akhir 2025.

Survei lain yang dikaitkan dengan Biro Riset Ekonomi Nasional (NBER) terhadap pemimpin bisnis juga disebut menunjukkan hasil yang “tidak terduga”. Sekitar 80% responden menyatakan AI belum memberikan dampak praktis yang nyata terhadap produktivitas tenaga kerja maupun jumlah personel di unit mereka. Temuan ini berseberangan dengan prediksi sebagian tokoh teknologi yang memperingatkan pekerjaan kantor akan tergantikan dalam waktu singkat.

Pada Januari, lembaga riset Forrester juga menyebut perusahaan lazimnya memiliki banyak alasan saat melakukan PHK—mulai dari target keuangan yang tidak tercapai, perekrutan berlebih, hingga kehilangan pelanggan besar. Namun, belakangan AI dinilai menjadi alasan yang “paling aman” untuk dikomunikasikan ke publik.

Meski mengkritik praktik tersebut, Altman juga tidak menutup kemungkinan bahwa disrupsi tenaga kerja akibat AI bisa menjadi lebih terasa dalam beberapa tahun ke depan. Ia tetap optimistis perubahan itu akan diikuti kemunculan jenis pekerjaan baru, sebagaimana yang terjadi pada berbagai revolusi teknologi sebelumnya.

Di sisi lain, tekanan bisnis untuk membuktikan efektivitas investasi AI disebut ikut meningkat. Pada 2025, arus pendanaan modal ventura ke sektor AI global disebut mencapai lebih dari US$ 258 juta, sehingga perusahaan berada pada dua pilihan: benar-benar meningkatkan proses dengan AI atau menggunakannya sebagai narasi untuk menekan biaya.

Berita Terkait

Samsung Segera Luncurkan Kacamata Pintar Berbasis Kecerdasan Buatan Namun Khawatir Akan Krisis Memori Global
Panduan Lengkap Cara Menghilangkan Virus Dan Iklan Pop Up Berbahaya Pada Perangkat MacBook Secara Mandiri
Grand Theft Auto VI, Bocoran Harga Terbaru dan Tanggal Rilis
Andy Yen Peringatkan Anonimitas Internet Terancam Aturan Verifikasi Usia
Samsung Galaxy Glasses Bocor, Kacamata Pintar Siap Menantang Meta
OpenAI Kaji Chip Mobile ChatGPT Bersama Qualcomm dan MediaTek
Apple Pertimbangkan Menghapus MagSafe dari iPhone Generasi Baru
Apple Hadirkan Fitur AI Foto Terbaru di iOS 27, Canggih!

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Panduan Lengkap Cara Menghilangkan Virus Dan Iklan Pop Up Berbahaya Pada Perangkat MacBook Secara Mandiri

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:28 WIB

Grand Theft Auto VI, Bocoran Harga Terbaru dan Tanggal Rilis

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:07 WIB

Andy Yen Peringatkan Anonimitas Internet Terancam Aturan Verifikasi Usia

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:06 WIB

Samsung Galaxy Glasses Bocor, Kacamata Pintar Siap Menantang Meta

Kamis, 30 April 2026 - 14:55 WIB

OpenAI Kaji Chip Mobile ChatGPT Bersama Qualcomm dan MediaTek

Berita Terbaru

Sinopsis Film Netflix GTA

Berita

Sinopsis Film Netflix GTA San Andreas, 5 Fakta Menarik

Senin, 4 Mei 2026 - 19:43 WIB