Komdigi Kejar Internet 60 Mbps, Spektrum 5G dan Konsolidasi Jadi Kunci

Avatar photo

- Penulis Berita

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi 5G (Freepik)

Ilustrasi 5G (Freepik)

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital menargetkan lonjakan kecepatan internet seluler nasional. Sasaran awalnya adalah rata-rata 60 Mbps pada 2026, lalu meningkat lagi hingga 100 Mbps pada 2029.

Target tersebut bukan sekadar angka. Kecepatan yang lebih tinggi dibutuhkan untuk layanan digital yang makin berat, mulai dari video, gim, pendidikan daring, hingga aplikasi produktivitas berbasis cloud yang dipakai jutaan orang setiap hari.

Pelaku industri menilai kunci utama ada pada spektrum frekuensi. Tanpa tambahan spektrum, operator akan sulit memperluas kapasitas, terutama di kota besar yang kepadatannya terus bertambah dan membuat jaringan cepat penuh.

Salah satu hambatan yang paling sering disebut adalah spektrum 3,5 GHz. Di banyak negara tetangga, pita ini menjadi tulang punggung 5G, sementara di Indonesia penggunaannya masih menghadapi tantangan karena pemanfaatan yang sudah ada.

Di tengah kondisi itu, konsolidasi operator dipandang sebagai jalan cepat. Penggabungan jaringan dan spektrum membuat kapasitas lebih lapang, karena pita yang sebelumnya terpecah bisa disatukan. Dampaknya, pengalaman pengguna membaik bahkan sebelum perluasan 5G dilakukan secara masif.

Industri juga menunggu langkah pemerintah dalam menyiapkan “amunisi” baru untuk 5G. Salah satu rencana yang mengemuka adalah pelelangan spektrum 2,6 GHz khusus untuk pengembangan 5G. Jika dikombinasikan dengan spektrum yang sudah dimiliki operator, ruang kapasitas bisa bertambah signifikan.

Logikanya sederhana: speed mengikuti spektrum. 5G lebih efisien dalam memanfaatkan pita frekuensi, sehingga ketika spektrum cukup lebar, kecepatan dan stabilitas jaringan ikut naik, terutama untuk trafik padat pada jam sibuk.

Namun, percepatan tidak hanya urusan lelang. Operator masih harus membangun jaringan, menambah BTS, memperkuat backhaul, dan memastikan perangkat pengguna kompatibel. Tanpa investasi ini, spektrum baru tidak akan terasa di pengalaman harian.

Jika seluruh elemen bergerak serempak, target Komdigi kejar internet 60 Mbps bukan hal mustahil. Tantangan terbesarnya adalah mengatur spektrum secara adil, menjaga kompetisi, dan memastikan 5G hadir bukan hanya di pusat kota, tetapi juga merata ke wilayah yang selama ini tertinggal.

Berita Terkait

Samsung Segera Luncurkan Kacamata Pintar Berbasis Kecerdasan Buatan Namun Khawatir Akan Krisis Memori Global
Panduan Lengkap Cara Menghilangkan Virus Dan Iklan Pop Up Berbahaya Pada Perangkat MacBook Secara Mandiri
Grand Theft Auto VI, Bocoran Harga Terbaru dan Tanggal Rilis
Andy Yen Peringatkan Anonimitas Internet Terancam Aturan Verifikasi Usia
Samsung Galaxy Glasses Bocor, Kacamata Pintar Siap Menantang Meta
OpenAI Kaji Chip Mobile ChatGPT Bersama Qualcomm dan MediaTek
Apple Pertimbangkan Menghapus MagSafe dari iPhone Generasi Baru
Apple Hadirkan Fitur AI Foto Terbaru di iOS 27, Canggih!

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Panduan Lengkap Cara Menghilangkan Virus Dan Iklan Pop Up Berbahaya Pada Perangkat MacBook Secara Mandiri

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:28 WIB

Grand Theft Auto VI, Bocoran Harga Terbaru dan Tanggal Rilis

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:07 WIB

Andy Yen Peringatkan Anonimitas Internet Terancam Aturan Verifikasi Usia

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:06 WIB

Samsung Galaxy Glasses Bocor, Kacamata Pintar Siap Menantang Meta

Kamis, 30 April 2026 - 14:55 WIB

OpenAI Kaji Chip Mobile ChatGPT Bersama Qualcomm dan MediaTek

Berita Terbaru

Sinopsis Film Netflix GTA

Berita

Sinopsis Film Netflix GTA San Andreas, 5 Fakta Menarik

Senin, 4 Mei 2026 - 19:43 WIB