Netanyahu Muncul Santai Sambil Ngopi, Bantah Isu Tewas Akibat Serangan Iran

Avatar photo

- Penulis Berita

Senin, 16 Maret 2026 - 11:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Netanyahu Muncul Santai Sambil Ngopi, Bantah Isu Tewas Akibat Serangan Iran

Netanyahu Muncul Santai Sambil Ngopi, Bantah Isu Tewas Akibat Serangan Iran

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu merespons rumor yang menyebut dirinya tewas atau terluka akibat serangan rudal Iran dengan cara yang tak biasa. Melalui video yang diunggah di akun Telegram resminya pada 15 Maret, Netanyahu terlihat duduk santai di sebuah kedai kopi di pinggiran Yerusalem sambil bercakap dengan ajudannya.

Dalam video itu, ajudannya menyinggung berbagai kabar liar yang beredar di media sosial mengenai kondisi Netanyahu setelah konflik memanas. Menanggapi isu tersebut, Netanyahu menjawab dengan nada bercanda bahwa ia “ingin minum kopi yang mati”, seraya memainkan kata “mati” untuk membantah rumor yang beredar luas.

Ia juga menanggapi video lain yang sebelumnya viral dan menuduh gambar dirinya merupakan rekayasa AI karena terlihat seolah memiliki enam jari. Netanyahu menertawakan tuduhan itu dan menyebutkan secara ringan apakah orang-orang juga ingin menghitung jumlah jarinya. Sejumlah pemeriksa fakta sebelumnya telah menjelaskan bahwa kesan enam jari muncul akibat sudut pengambilan gambar, bukan manipulasi visual.

Selain membantah rumor tersebut, Netanyahu juga menyampaikan pesan kepada masyarakat Israel. Ia meminta warga tetap menjalani aktivitas sehari-hari, keluar rumah untuk menghirup udara segar, namun tetap berada dekat tempat perlindungan karena ancaman rudal dari Iran belum sepenuhnya reda.

Menurut Netanyahu, dukungan publik sangat penting bagi pemerintah, militer Israel, dan lembaga intelijen dalam menghadapi situasi perang saat ini. Ia menyebut negaranya sedang memberikan tekanan besar kepada Iran dan juga melakukan berbagai langkah yang belum bisa dipublikasikan kepada masyarakat luas.

Sejak AS dan Israel meluncurkan serangan ke Iran pada 28 Februari, Netanyahu memang tidak terlalu sering tampil langsung di hadapan media. Kantornya lebih banyak menayangkan dokumentasi kunjungan ke lokasi terdampak, rumah sakit, fasilitas pelabuhan, hingga pangkalan militer. Konferensi pers yang ia lakukan pada 12 Maret lalu bahkan menjadi penampilan publik pertamanya dalam format terbuka sejak konflik meletus.

Minimnya interaksi langsung dengan pers memunculkan banyak spekulasi di media sosial, termasuk kabar bahwa ia menjadi korban serangan rudal Iran. Karena itu, video santai di kedai kopi ini dipandang sebagai pesan politik sekaligus upaya menepis rumor dengan pendekatan yang lebih personal dan mudah diterima publik.

Kehadiran Netanyahu dalam video tersebut menjadi sinyal bahwa ia masih aktif memimpin di tengah eskalasi konflik. Namun di balik candaan soal kopi dan enam jari, situasi keamanan Israel tetap berada dalam tensi tinggi, dengan ancaman serangan lanjutan yang terus membayangi.

Berita Terkait

Jannik Sinner Alami Gangguan Fisik di Madrid Open 2026
Bruce Willis Menghadapi Pemburu Mematikan di Film Apex 2021
Aturan Modal Swiss, Ketua UBS Peringatkan Pilihan Sulit bagi Ekonomi
Penjualan EV Meroket, New South Wales Tambah Stasiun Pengisian Daya
Saham Swiss, Pilihan Investasi Menarik di Tengah Ketidakpastian Geopolitik
Usulan 15 Poin AS ke Iran Buka Peluang Diplomasi Baru
Perang Iran Berkepanjangan Bisa Guncang Energi dan Ekonomi Dunia
Jerman Dukung Sanksi Uni Eropa terhadap Pemukim Israel di Tepi Barat

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 21:49 WIB

Jannik Sinner Alami Gangguan Fisik di Madrid Open 2026

Rabu, 29 April 2026 - 20:22 WIB

Bruce Willis Menghadapi Pemburu Mematikan di Film Apex 2021

Rabu, 15 April 2026 - 21:06 WIB

Aturan Modal Swiss, Ketua UBS Peringatkan Pilihan Sulit bagi Ekonomi

Selasa, 14 April 2026 - 20:16 WIB

Penjualan EV Meroket, New South Wales Tambah Stasiun Pengisian Daya

Rabu, 25 Maret 2026 - 20:12 WIB

Saham Swiss, Pilihan Investasi Menarik di Tengah Ketidakpastian Geopolitik

Berita Terbaru

Sinopsis Film Netflix GTA

Berita

Sinopsis Film Netflix GTA San Andreas, 5 Fakta Menarik

Senin, 4 Mei 2026 - 19:43 WIB