Program MBG di Hantara Belum Berjalan, Yayasan Beberkan Kendala Teknis dan Administrasi

Avatar photo

- Penulis Berita

Kamis, 29 Januari 2026 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bambang H.Ari Murti, S.E. selaku Penanggung Jawab Yayasan Garuda Kuningan Raya.

Bambang H.Ari Murti, S.E. selaku Penanggung Jawab Yayasan Garuda Kuningan Raya.

Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Hantara, Kabupaten Kuningan, hingga kini belum dirasakan oleh ribuan daftar penerima manfaat (DPM). Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat, khususnya orang tua siswa yang menantikan realisasi bantuan gizi bagi anak-anak sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Penanggung Jawab Yayasan Garuda Kuningan Raya, Bambang H. Ari Murti, menjelaskan bahwa program MBG di wilayah tersebut masih dalam tahap pembenahan sistem agar dapat berjalan optimal. Ia menegaskan bahwa keterlambatan bukan disebabkan oleh penghentian program, melainkan adanya beberapa kendala teknis yang masih diselesaikan.

Menurut Bambang, faktor utama belum terealisasinya penyaluran paket MBG dari SPPG Kuningan Hantara Citapen adalah karena satuan pelayanan tersebut belum beroperasi. Hal ini berkaitan dengan dana bantuan pemerintah pusat yang hingga kini belum masuk ke rekening virtual SPPG, sehingga operasional belum dapat dimulai.

Selain itu, terdapat kendala dari sisi sumber daya manusia. Pihak yang ditunjuk oleh Badan Gizi Nasional untuk wilayah tersebut, yakni Fajar Adrian, saat ini tengah menjalani perawatan medis di salah satu rumah sakit di Jakarta Timur, sehingga proses persiapan teknis menjadi terhambat.

Bambang menambahkan bahwa Yayasan Garuda Kuningan Raya bersama mitra terkait saat ini masih memproses berbagai kelengkapan administrasi yang dipersyaratkan oleh pemerintah daerah dan Badan Gizi Nasional. Proses tersebut menjadi tahapan penting sebelum SPPG dapat beroperasi secara penuh dan menyalurkan paket MBG kepada para penerima manfaat.

Ia memastikan bahwa setelah seluruh persyaratan terpenuhi dan SPPG siap beroperasi, pihak yayasan akan segera berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar distribusi bantuan dapat dilakukan secara tertib dan tepat sasaran.

Bambang berharap program prioritas nasional ini dapat segera berjalan lancar di Kabupaten Kuningan, sehingga seluruh penerima manfaat yang telah terdata dapat menikmati program MBG sesuai tujuan awal, yakni meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan masyarakat.

Berita Terkait

Wali Kota Tangerang Resmi Buka Turnamen Badminton Cipondoh, Dorong Sportivitas dan Atlet Muda
Hari Koperasi 2026, Pelaku Koperasi Jakarta Didorong Lebih Modern dan Berdaya Saing
Ketua TP PKK Aceh Besar Perkuat Kolaborasi Nasional Melalui Jalan Sehat HKG PKK 2026
Begawi Festival 2026 Promosikan Wisata Lampung Selatan Lewat Budaya dan Aksi Lingkungan
Curug Genting Batang Tarik 100 Wisatawan per Hari Saat Libur Sekolah
Disdikbud Batang Tegaskan MPLS Ramah Anak Tanpa Senioritas dan Perpeloncoan
Jawa Barat Luncurkan SWJ-MFT dan IPKN untuk Perkuat Pariwisata Kelas Dunia
Pemkab Bojonegoro Perkuat Program Beasiswa Demi Tingkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:37 WIB

Wali Kota Tangerang Resmi Buka Turnamen Badminton Cipondoh, Dorong Sportivitas dan Atlet Muda

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:36 WIB

Hari Koperasi 2026, Pelaku Koperasi Jakarta Didorong Lebih Modern dan Berdaya Saing

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:36 WIB

Ketua TP PKK Aceh Besar Perkuat Kolaborasi Nasional Melalui Jalan Sehat HKG PKK 2026

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:36 WIB

Begawi Festival 2026 Promosikan Wisata Lampung Selatan Lewat Budaya dan Aksi Lingkungan

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:14 WIB

Disdikbud Batang Tegaskan MPLS Ramah Anak Tanpa Senioritas dan Perpeloncoan

Berita Terbaru