Bitcoin Anjlok Tajam Ke Level Terendah Sejak November 2024, Ada Apa?

Avatar photo

- Penulis Berita

Senin, 9 Februari 2026 - 13:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitcoin

Bitcoin

Pasar kripto kembali diguncang penurunan tajam. Bitcoin dilaporkan jatuh ke area harga yang disebut sebagai level terendah sejak November 2024, dan yang paling disorot, nilainya juga berada di bawah titik harga pada malam pemilihan presiden AS. Setelah beberapa bulan sebelumnya diwarnai ekspektasi positif—mulai dari janji kebijakan yang terdengar menguntungkan sampai harapan kebangkitan pasar—kondisi terbaru justru menunjukkan perlambatan yang tegas. Harga turun cepat, pelaku industri mengencangkan ikat pinggang, dan investor semakin selektif, sehingga atmosfer “crypto winter” kembali ramai dibicarakan.

Data yang beredar menggambarkan penurunan yang tidak kecil. Bitcoin disebut bergerak di sekitar 65.000 dolar AS, dengan penurunan bulanan yang disebut melewati 28%. Jika dibandingkan dengan puncak Oktober saat harga sempat melampaui 124.000 dolar AS, koreksinya diklaim hampir setengahnya. Situasi ini juga ditandai dengan volatilitas ekstrem: dalam beberapa sesi, pergerakan ribuan dolar bisa terjadi dalam hitungan jam, menguatkan kesan bahwa pasar sedang gelisah dan cenderung menghindari taruhan agresif.

Tekanan tidak berhenti pada satu aset. Ether dan Solana sama-sama dilaporkan tertekan lebih dari 30% dalam sepekan. Koin yang populer di kalangan ritel seperti Dogecoin dan Cardano juga disebut melemah beberapa persen, sementara instrumen yang terhubung dengan bursa besar turut mengalami koreksi. Pola ini menunjukkan pelemahan bersifat menyeluruh, bukan sekadar masalah pada satu proyek tertentu.

Sejumlah analis menilai konteks makro ikut memperberat situasi. Saat pasar tradisional melambat dan selera risiko mengecil, aset spekulatif kerap menjadi yang pertama dilepas. Di titik ini, Bitcoin kembali dipandang bergerak mirip saham teknologi: menguat saat euforia tinggi, lalu mudah tergelincir ketika risk-off mendominasi. Padahal, secara narasi, iklim politik di AS sempat terdengar lebih terbuka terhadap industri kripto. Namun, harapan soal regulasi yang “lebih ramah” ternyata belum cukup kuat untuk menahan arus jual yang dipicu dinamika pasar yang lebih nyata.

Dampaknya juga terasa pada industri. Salah satu laporan menyebut ada bursa yang mengumumkan pemangkasan karyawan dan pengurangan operasi di sejumlah wilayah, mengulang pola efisiensi yang pernah terjadi saat krisis sektor pada 2022. Ada pula perusahaan yang sangat terekspos Bitcoin dan disebut membukukan kerugian besar pada akhir 2025, sementara pergerakan sahamnya tertinggal jauh dibanding periode sebelumnya. Di sisi regulasi, rancangan aturan yang diharapkan memberi angin segar bagi perusahaan kripto dilaporkan tersendat, dan muncul penegasan bahwa pemerintah tidak punya mekanisme langsung untuk “menopang harga” dengan membeli Bitcoin. Dengan sentimen yang lebih dingin dan dukungan eksternal yang minim, pasar pun kembali memasuki fase penyesuaian yang dalam.

Berita Terkait

Wali Kota Tangerang Resmi Buka Turnamen Badminton Cipondoh, Dorong Sportivitas dan Atlet Muda
Hari Koperasi 2026, Pelaku Koperasi Jakarta Didorong Lebih Modern dan Berdaya Saing
Ketua TP PKK Aceh Besar Perkuat Kolaborasi Nasional Melalui Jalan Sehat HKG PKK 2026
Begawi Festival 2026 Promosikan Wisata Lampung Selatan Lewat Budaya dan Aksi Lingkungan
Curug Genting Batang Tarik 100 Wisatawan per Hari Saat Libur Sekolah
Disdikbud Batang Tegaskan MPLS Ramah Anak Tanpa Senioritas dan Perpeloncoan
Jawa Barat Luncurkan SWJ-MFT dan IPKN untuk Perkuat Pariwisata Kelas Dunia
Pemkab Bojonegoro Perkuat Program Beasiswa Demi Tingkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:37 WIB

Wali Kota Tangerang Resmi Buka Turnamen Badminton Cipondoh, Dorong Sportivitas dan Atlet Muda

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:36 WIB

Hari Koperasi 2026, Pelaku Koperasi Jakarta Didorong Lebih Modern dan Berdaya Saing

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:36 WIB

Ketua TP PKK Aceh Besar Perkuat Kolaborasi Nasional Melalui Jalan Sehat HKG PKK 2026

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:36 WIB

Begawi Festival 2026 Promosikan Wisata Lampung Selatan Lewat Budaya dan Aksi Lingkungan

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:14 WIB

Disdikbud Batang Tegaskan MPLS Ramah Anak Tanpa Senioritas dan Perpeloncoan

Berita Terbaru