Bandung Siapkan Psikolog Masuk Sekolah, Fokus Jaga Kesehatan Mental Pelajar SMP

Avatar photo

- Penulis Berita

Jumat, 6 Februari 2026 - 18:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Siapkan Psikolog Masuk Sekolah, Fokus Jaga Kesehatan Mental Pelajar SMP

Bandung Siapkan Psikolog Masuk Sekolah, Fokus Jaga Kesehatan Mental Pelajar SMP

Kota Bandung bersiap memperkuat layanan kesehatan mental bagi pelajar dengan rencana menghadirkan psikolog yang terlibat langsung di lingkungan sekolah. Langkah ini didorong oleh meningkatnya temuan gangguan emosional dan perilaku pada siswa, terutama di jenjang SMP, yang dinilai sudah masuk fase “lampu kuning” dan perlu ditangani lebih serius.

Menurut Anggota Majelis Psikolog Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi) Jawa Barat sekaligus dosen psikologi Universitas Islam Bandung (Unisba), M Ilmi Hatta, sekolah selama ini memang memiliki guru Bimbingan Konseling (BK). Namun, untuk kasus tertentu yang lebih berat, penanganan tidak cukup hanya berhenti pada layanan BK karena keterbatasan kewenangan dan ruang intervensi yang dimiliki.

Skema yang disiapkan bukan sekadar “menambah tenaga pendamping”, tetapi membangun sistem rujukan yang jelas. Guru BK akan dibekali pelatihan agar lebih peka dalam mengenali gejala awal, memahami langkah penanganan awal yang aman, serta mengetahui kapan harus merujuk siswa ke psikolog untuk intervensi lanjutan. Dengan begitu, bantuan dapat diberikan sejak dini sebelum masalah berkembang menjadi krisis yang lebih sulit dikendalikan.

Program ini juga diselaraskan dengan komitmen Wali Kota Bandung Muhammad Farhan yang mendorong kehadiran psikolog di sekolah. Targetnya, pelajar merasa lebih sejahtera, lebih nyaman berada di lingkungan belajar, dan memiliki kemampuan konsentrasi yang lebih baik. Pendekatan ini dipandang penting karena kesehatan mental sering berdampak langsung pada disiplin, relasi sosial, serta capaian akademik.

Tidak hanya menyasar sekolah, intervensi juga diarahkan ke keluarga. Banyak persoalan mental anak berawal dari pola asuh, tekanan di rumah, atau dinamika hubungan orang tua-anak. Karena itu, kolaborasi Himpsi dengan Dinas Pendidikan untuk program sekolah akan dilengkapi sinergi kewilayahan bersama Dinas Kesehatan, termasuk psikoedukasi bagi orang tua mengenai cara mendampingi anak secara tepat.

Rencana pelaksanaan mencakup pelatihan guru BK, program training of trainers (ToT), pendampingan psikolog di sekolah, hingga psikoedukasi di tingkat wilayah. Dengan kerja sama sekolah, psikolog, pemerintah, dan orang tua, Bandung berharap angka masalah kesehatan mental pelajar dapat ditekan secara bertahap dan terukur.

Berita Terkait

Fenomena Langit Mei 2026, Jadwal Lengkap Hujan Meteor & Blue Moon
Sinopsis Film Netflix Ikatan Darah, Review & Fakta Menarik
Sinopsis Film Netflix Part Time Wife, Review & Plot Twist!
Sinopsis Film Netflix GTA San Andreas, 5 Fakta Menarik
Sinopsis Drama Korea If Wishes Could Kill, Teror Aplikasi Maut 2026
Sinopsis Drama Korea When Life Gives You Tangerines & 5 Fakta Menarik
Sinopsis Drama Korea Perfect Crown, Alur Cerita & Pemeran
Free Fire MAX Download PC, Cara Main Lancar Tanpa Lag 2026
Tag :

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 19:57 WIB

Fenomena Langit Mei 2026, Jadwal Lengkap Hujan Meteor & Blue Moon

Senin, 4 Mei 2026 - 19:53 WIB

Sinopsis Film Netflix Ikatan Darah, Review & Fakta Menarik

Senin, 4 Mei 2026 - 19:48 WIB

Sinopsis Film Netflix Part Time Wife, Review & Plot Twist!

Senin, 4 Mei 2026 - 19:43 WIB

Sinopsis Film Netflix GTA San Andreas, 5 Fakta Menarik

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:20 WIB

Sinopsis Drama Korea If Wishes Could Kill, Teror Aplikasi Maut 2026

Berita Terbaru

Sinopsis Film Netflix GTA

Berita

Sinopsis Film Netflix GTA San Andreas, 5 Fakta Menarik

Senin, 4 Mei 2026 - 19:43 WIB