Bandung Bedas Expo 2026 dipastikan kembali hadir sebagai agenda tahunan yang memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Bandung ke-385. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 17 hingga 19 April 2026 dan diposisikan sebagai event terpadu yang menggabungkan promosi ekonomi lokal, pelayanan publik, hiburan, hingga ruang interaksi masyarakat dalam satu kawasan yang sama.
Kepastian tersebut disampaikan Ketua Dekranasda Kabupaten Bandung, Emma Dety Permanawati, saat rapat persiapan di Ruang Rapat Bapperida, Soreang, pada Rabu, 1 April 2026. Menurutnya, Bandung Bedas Expo tahun ini dirancang sebagai wadah integratif yang mempertemukan pemerintah, pelaku usaha lokal, komunitas, dan masyarakat dalam suasana yang inklusif sekaligus produktif. Tujuannya bukan hanya membuat acara ramai, tetapi juga menjadikannya momentum kebangkitan ekonomi lokal dan penguatan pelayanan publik.
Emma menegaskan bahwa Pemkab Bandung ingin menjadikan expo ini lebih dari sekadar pameran. Masyarakat nantinya tidak hanya datang untuk melihat-lihat stan, tetapi juga bisa memanfaatkan beragam layanan administrasi secara langsung. Dalam satu area, warga akan menemukan layanan dari Disdukcapil, Samsat, DPMPTSP, Dinas Kesehatan, hingga Disnaker yang diintegrasikan dalam satu titik pelayanan.
Konsep seperti ini cukup menarik karena menggabungkan urusan yang biasanya tersebar di banyak kantor menjadi lebih dekat dan mudah diakses warga. Orang bisa datang mencari informasi, mengurus dokumen, sekaligus menikmati rangkaian acara lain tanpa harus berpindah-pindah tempat. Lumayan, sambil ngurus KTP atau izin usaha, masih bisa sekalian jajan dan nonton hiburan tanpa drama bolak-balik gedung.
Dari sisi ekonomi, Bandung Bedas Expo 2026 juga diarahkan untuk mendorong penjualan UMKM melalui bazar terkurasi. Produk-produk unggulan Kabupaten Bandung akan ditampilkan dalam berbagai sektor, mulai dari kuliner dengan konsep miniatur resto dan kafe, komoditas teh serta kopi, industri garmen dan tekstil, sampai brand fashion lokal dan nasional. Sektor inovasi dan jasa kreatif juga diberi ruang melalui partisipasi startup dan pelaku usaha baru.
Tak hanya itu, acara ini juga memuat agenda-agenda pendukung yang menyasar kebutuhan masyarakat secara lebih luas. Akan ada zona komunitas dengan berbagai aktivitas seperti fun run dan pertunjukan musik, education fair untuk akses informasi pendidikan, serta job fair yang membuka peluang kerja. Di sisi lain, layanan kesehatan gratis dan kegiatan sosial juga disiapkan untuk memperkuat nilai manfaat langsung bagi pengunjung.
Secara keseluruhan, penyelenggaraan Bandung Bedas Expo 2026 akan dibagi ke dalam lima zona utama. Kelimanya meliputi layanan publik, pameran dan bazar ekonomi, olahraga dan komunitas, edukasi kesehatan serta sosial, dan panggung hiburan serta budaya. Penataan kawasan juga disebut telah dipersiapkan agar kenyamanan pengunjung dan kelancaran aktivitas di dalam area acara tetap terjaga.
Melalui event ini, Pemerintah Kabupaten Bandung ingin menunjukkan bahwa pelayanan publik dan penguatan ekonomi lokal bisa disajikan dalam format yang lebih dekat dengan masyarakat. Jika pelaksanaannya berjalan sesuai rencana, Bandung Bedas Expo 2026 tidak hanya akan menjadi perayaan HUT daerah, tetapi juga ruang pertemuan yang memperlihatkan bagaimana pemerintah, pelaku usaha, dan warga bisa bergerak bersama dalam satu momentum yang hidup dan terasa manfaatnya.






