Polri Minta Takbiran Tertib, Hindari Petasan dan Kembang Api

Avatar photo

- Penulis Berita

Jumat, 20 Maret 2026 - 18:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polri Minta Takbiran Tertib, Hindari Petasan dan Kembang Api

Polri Minta Takbiran Tertib, Hindari Petasan dan Kembang Api

Menjelang malam takbiran Idulfitri 2026, Polri kembali mengingatkan masyarakat agar merayakan dengan aman dan tertib. Salah satu poin utama yang ditekankan adalah larangan menyalakan petasan dan kembang api. Imbauan ini disampaikan agar suasana takbiran tetap khidmat, sekaligus menekan risiko kecelakaan maupun gangguan ketertiban.

Kasatgas Humas Ops Ketupat 2026 sekaligus Karo PID Divisi Humas Polri, Brigjen Tjahyono Saputro, menyampaikan pesan tersebut saat berada di Command Center KM 29 Tol Jakarta–Cikampek, Cikarang Utara, pada Jumat (20/3/2026). Ia menekankan bahwa masyarakat sebaiknya tidak melakukan pembuatan maupun penggunaan petasan dan kembang api dalam perayaan takbiran.

Selain urusan “bunyi-bunyian yang bikin jantung tetangga ikut takbiran”, Polri juga mengingatkan agar takbiran di jalan tetap mematuhi aturan lalu lintas. Masyarakat diminta tidak menggunakan kendaraan yang bukan peruntukannya. Tujuannya jelas: menghindari potensi kecelakaan serta meminimalkan kemacetan di titik-titik rawan saat mobilitas tinggi.

Polri menyatakan pengamanan disesuaikan dengan karakteristik tiap daerah. Personel kewilayahan sudah disiagakan, termasuk di masjid dan lokasi ibadah yang digunakan untuk Salat Id. Strategi pengamanan dibuat fleksibel karena tiap wilayah punya pola keramaian yang berbeda, dan potensi kerawanan yang tidak sama.

Imbauan ini juga terkait dengan keputusan pemerintah yang telah menetapkan Idulfitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada 21 Maret 2026. Penetapan tersebut diputuskan melalui sidang isbat yang digelar Kementerian Agama pada Kamis (19/3/2026) di Jakarta, setelah mempertimbangkan data hisab dan laporan rukyat.

Dalam konteks operasi pengamanan Lebaran, Polri menginginkan momen takbiran menjadi ruang kebersamaan yang aman, bukan “festival suara ledakan” yang berujung laporan IGD. Petasan dan kembang api dinilai berisiko memicu luka bakar, kebakaran, serta memancing keributan di jalan.

Di sisi lain, ketertiban lalu lintas juga jadi fokus. Takbiran keliling dengan kendaraan yang tidak sesuai fungsi berpotensi menimbulkan insiden, terlebih bila melibatkan muatan berlebih atau modifikasi yang membahayakan. Polri mendorong masyarakat memilih cara takbiran yang lebih aman, misalnya di masjid, musala, atau ruang publik yang diatur panitia setempat.

Dengan kombinasi imbauan dan kesiapan pengamanan, Polri berharap perayaan malam takbiran berjalan damai, tertib, dan tetap hangat. Intinya: takbiran itu untuk menggemakan syukur, bukan menguji ketahanan gendang telinga satu kampung.

Berita Terkait

Fenomena Langit Mei 2026, Jadwal Lengkap Hujan Meteor & Blue Moon
Sinopsis Film Netflix Ikatan Darah, Review & Fakta Menarik
Sinopsis Film Netflix Part Time Wife, Review & Plot Twist!
Sinopsis Film Netflix GTA San Andreas, 5 Fakta Menarik
Sinopsis Drama Korea If Wishes Could Kill, Teror Aplikasi Maut 2026
Sinopsis Drama Korea When Life Gives You Tangerines & 5 Fakta Menarik
Sinopsis Drama Korea Perfect Crown, Alur Cerita & Pemeran
Free Fire MAX Download PC, Cara Main Lancar Tanpa Lag 2026

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 19:57 WIB

Fenomena Langit Mei 2026, Jadwal Lengkap Hujan Meteor & Blue Moon

Senin, 4 Mei 2026 - 19:53 WIB

Sinopsis Film Netflix Ikatan Darah, Review & Fakta Menarik

Senin, 4 Mei 2026 - 19:48 WIB

Sinopsis Film Netflix Part Time Wife, Review & Plot Twist!

Senin, 4 Mei 2026 - 19:43 WIB

Sinopsis Film Netflix GTA San Andreas, 5 Fakta Menarik

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:20 WIB

Sinopsis Drama Korea If Wishes Could Kill, Teror Aplikasi Maut 2026

Berita Terbaru

Sinopsis Film Netflix GTA

Berita

Sinopsis Film Netflix GTA San Andreas, 5 Fakta Menarik

Senin, 4 Mei 2026 - 19:43 WIB