Dinas Perhubungan Kota Bandung menyiapkan berbagai langkah antisipasi menghadapi lonjakan kendaraan dan wisatawan selama libur Lebaran 2026. Selain menjaga jalur menuju kawasan wisata, petugas juga akan disiagakan di sejumlah flyover yang selama ini kerap menjadi titik kepadatan lalu lintas saat musim liburan panjang.
Kepala Dishub Kota Bandung Rasdian Setiadi memperkirakan jumlah pengunjung yang datang ke Kota Bandung selama periode libur Idulfitri bisa mencapai sekitar 400.000 hingga 420.000 orang. Angka tersebut berpotensi memicu kepadatan, terutama karena musim mudik dan arus wisata berlangsung hampir bersamaan.
Menurut Rasdian, titik rawan macet berada di ruas-ruas utama kota serta jalur menuju kawasan wisata Bandung Utara dan Bandung Selatan. Jalur ke arah Dago, Ledeng, Lembang, dan kawasan Ciwidey menjadi perhatian utama karena biasanya mengalami lonjakan kendaraan yang cukup tinggi menjelang dan sesudah hari raya.
Untuk menghadapi situasi tersebut, Dishub menyiapkan 36 titik pengaturan lalu lintas yang akan dijaga petugas secara bergantian selama masa mudik dan arus balik. Pengaturan dilakukan dalam dua sif setiap hari, yakni pagi hingga siang dan siang hingga malam, agar respons terhadap kepadatan bisa berlangsung lebih cepat.
Tidak hanya mengandalkan petugas di lapangan, Dishub juga memperkuat pemantauan melalui sistem Area Traffic Control System atau ATCS. Lewat sistem ini, kondisi lalu lintas di berbagai titik Kota Bandung bisa diawasi secara real time sehingga langkah penanganan bisa segera dilakukan ketika kepadatan mulai terbentuk.
Dishub juga menyiapkan Unit Reaksi Cepat yang bertugas membantu mengurai kemacetan dan menangani gangguan lalu lintas di lapangan. Tim ini akan menjadi penguat dari skema pengawasan yang sudah disusun, terutama di titik-titik yang pergerakannya sangat dinamis selama musim libur.
Sejumlah flyover yang dipantau secara khusus antara lain Flyover Pasupati, Antapani, Kiaracondong, Nurtanio, dan Gatot Subroto. Kawasan-kawasan ini sering menjadi titik tekanan lalu lintas ketika arus kendaraan dari dalam dan luar kota bertemu dalam waktu hampir bersamaan.
Dishub Kota Bandung mengimbau masyarakat merencanakan perjalanan dengan baik dan mematuhi arahan petugas di lapangan agar mobilitas selama libur Lebaran tetap aman dan nyaman. Sebab saat jalan sudah penuh, klakson panjang bukan solusi, itu cuma soundtrack stres massal.






