Libur panjang Tahun Baru Imlek 2026 ikut mendorong kenaikan arus kendaraan, terutama di Jawa Barat. Data lalu lintas yang dirilis PT Jasa Marga menunjukkan lonjakan volume kendaraan yang meninggalkan Jabodetabek dan mengarah ke sejumlah destinasi, termasuk Bandung dan kawasan sekitarnya.
Berdasarkan pemantauan pada Jumat 13 hingga Sabtu 14 Februari 2026, pergerakan kendaraan meningkat signifikan dibanding kondisi normal. Kenaikan ini terlihat dari distribusi arus ke beberapa arah sekaligus: Trans Jawa, Bandung, Merak, hingga Puncak, yang biasanya menjadi tujuan favorit saat libur panjang.
Secara total, lebih dari 178.847 kendaraan tercatat meninggalkan Jabodetabek pada empat hari menjelang libur Imlek 2026. Jasa Marga menyebut angka tersebut meningkat sekitar 11 persen dibanding lalu lintas normal, menandakan minat perjalanan dan mobilitas warga sedang tinggi.
Untuk arah timur yang mencakup jalur Trans Jawa dan Bandung, total 82.938 kendaraan melintas. Peningkatannya disebut mencapai 18,89 persen dari kondisi normal. Rincian lainnya, sebanyak 39.989 kendaraan menuju Trans Jawa melalui Gerbang Tol Cikampek Utama, naik 24,56 persen.
Fokus perhatian di Jawa Barat adalah Bandung Raya. Pada periode yang sama, total 147.338 kendaraan terpantau menuju Bandung dan Rancaekek lewat dua gerbang tol utama, atau naik 9,54 persen dibanding lalu lintas normal. Angka ini memberi gambaran betapa padatnya arus menuju kawasan wisata dan pusat aktivitas di sekitar Bandung.
Jalur masuk Bandung melalui Gerbang Tol Kalihurip Utama mencatat 42.949 kendaraan, meningkat 14,05 persen. Sementara Gerbang Tol Cileunyi mencatat 32.865 kendaraan menuju Bandung dari arah Rancaekek, naik sekitar 15 persen. Pergerakan ke arah Rancaekek, Garut, dan sekitarnya juga tinggi, mencapai 40.935 kendaraan atau naik 8,17 persen.
Di Gerbang Tol Pasteur, arus kendaraan menuju Bandung tercatat 40.774 kendaraan, meningkat 10,73 persen dibanding normal. Menariknya, arus yang bergerak kembali ke arah Jakarta melalui GT Pasteur juga naik, dengan 32.764 kendaraan tercatat atau bertambah 4,81 persen. Ini menunjukkan mobilitas dua arah yang sama-sama aktif selama periode libur.
Selain Bandung, lonjakan turut terlihat menuju kawasan Puncak, Kabupaten Bogor. Melalui Gerbang Tol Ciawi 1, tercatat 41.010 kendaraan ke arah Puncak, naik 4,20 persen. Untuk arah barat menuju Merak melalui Gerbang Tol Cikupa, volume kendaraan mencapai 54.899 unit, naik 5,69 persen dari kondisi normal.
Meski banyak jalur mengalami kenaikan, Jasa Marga menilai lonjakan tertinggi tetap terjadi pada koridor menuju Trans Jawa dan Bandung. Karena itu, operator jalan tol mengoptimalkan layanan operasional di sejumlah ruas, dengan tujuan menjaga perjalanan masyarakat tetap aman, nyaman, dan lancar.
Jasa Marga juga memperkirakan peningkatan volume kendaraan masih berpotensi berlanjut, terutama ketika puncak libur mendekat atau saat arus balik terjadi. Bagi pengguna jalan, data ini bisa menjadi pengingat untuk mengatur waktu perjalanan, memantau kondisi lalu lintas, dan menyiapkan rencana alternatif agar tidak terjebak kepadatan di titik-titik favorit.






