Menjelang datangnya Ramadan 1447 H, Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jawa Barat mengadakan kegiatan munggahan yang dikemas sekaligus dengan peringatan hari jadi organisasi. Acara ini berlangsung di Kota Bandung pada Selasa, 17 Februari 2026, dan dihadiri sekitar 100 peserta dari unsur anggota serta pengurus.
Suasana kebersamaan terasa sejak awal kegiatan, karena forum ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga ruang silaturahmi lintas struktur. Pengurus serikat pekerja tingkat daerah hingga cabang tampak hadir untuk memperkuat komunikasi internal, sekaligus menyatukan arah perjuangan organisasi memasuki tahun kerja berikutnya.
Selain jajaran serikat pekerja, perwakilan Kepolisian Daerah Jawa Barat turut hadir. Dari pihak Polda Jabar, AKP Edi Susila yang menjabat Kanit 2 Subdit Sosial Budaya datang untuk menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga situasi kondusif, khususnya ketika penyaluran aspirasi dilakukan melalui kegiatan organisasi buruh.
Ketua PC TSK SPSI Kota Bandung, Wagiyanto, menekankan bahwa usia KSPSI yang telah menginjak 53 tahun seharusnya menjadi pengingat untuk semakin matang dan konsisten. Ia berharap organisasi tetap fokus pada tujuan utamanya, yaitu memperjuangkan hak-hak pekerja secara berkelanjutan dan terukur.
“Momentum HUT dan menyambut Ramadan ini semoga memperkuat kebersamaan serta keberkahan dalam organisasi,” ujar Wagiyanto. Pesan tersebut disambut positif peserta, karena banyak anggota menilai kekuatan serikat pekerja bertumpu pada soliditas dan disiplin dalam menyampaikan aspirasi.
Hal senada disampaikan Ketua PD FSP TSK SPSI Jawa Barat, Roy Jinto Feriyanto, S.H. Ia mengapresiasi dukungan kepolisian, terutama Polda Jawa Barat, yang selama ini kerap hadir mendampingi kegiatan SPSI. Menurutnya, kehadiran aparat memberi rasa aman dan nyaman sehingga agenda organisasi dapat berjalan tertib.
Dalam sambutannya, AKP Edi Susila mengucapkan selamat atas HUT ke-53 KSPSI. Ia juga mendorong agar sinergi dan komunikasi dua arah terus diperkuat, sehingga penyampaian aspirasi dapat berlangsung kondusif serta stabilitas kamtibmas di Jawa Barat tetap terjaga.
Rangkaian kegiatan kemudian diisi beberapa agenda penguatan kapasitas dan pembinaan. Salah satunya adalah sosialisasi Program BPJS Ketenagakerjaan Bukan Penerima Upah (BPU) yang dibawakan Tim Perisai BPJS Ketenagakerjaan, agar pekerja informal atau mandiri memahami pilihan perlindungan yang tersedia.
Acara juga menghadirkan tausiyah bertema “Marhaban Ya Ramadan” oleh Ustaz Asep Yana Mulyana, M.Ag. Setelah itu, dilakukan pemotongan tumpeng sebagai simbol peringatan HUT ke-53 KSPSI, yang menandai harapan agar organisasi tetap solid dan bermanfaat bagi pekerja.
Pada kesempatan yang sama, KSPSI menyampaikan deklarasi dukungan terkait kedudukan Polri di bawah Presiden Republik Indonesia. Kegiatan kemudian ditutup dengan makan bersama dan silaturahmi antarpengurus serta anggota serikat pekerja se-Jawa Barat. Secara umum, acara berlangsung aman, tertib, dan lancar.






