Banjir bandang dan longsor menerjang kawasan Majalaya, Banjaran, Cangkuang, dan Cimaung di Kabupaten Bandung pada Kamis, 12 Februari 2026. Dampaknya dilaporkan signifikan, dengan ratusan rumah warga terdampak genangan dan sejumlah bangunan mengalami kerusakan.
Menurut data BPBD Kabupaten Bandung, titik terparah terjadi di Majalaya setelah tanggul Sungai Cisunggalah disebut jebol. Akibat luapan, 310 rumah terdampak genangan. Laporan juga menyebut 5 rumah rusak berat dan 7 rumah rusak sedang di area yang paling terdampak.
Di wilayah lain, hujan deras memicu kejadian tambahan: satu rumah dilaporkan roboh di Desa Pasirmulya (Banjaran), satu rumah ambruk di Desa Warjabakti (Cimaung), serta dua rumah tertimpa longsor di Desa Bandasari (Cangkuang). Warga terdampak sempat dievakuasi dan mengungsi sementara, namun tidak dilaporkan ada korban jiwa.
BPBD bersama unsur terkait melakukan koordinasi penanganan, termasuk pembersihan lumpur dan sampah di permukiman. Untuk penghuni rumah yang mengalami kerusakan berat, disiapkan lokasi pengungsian seperti rusun dan balai desa, meski sebagian warga memilih tinggal sementara di rumah kerabat.
Penanganan lanjutan bergantung pada percepatan normalisasi titik rawan, penguatan tanggul, serta pendataan kerusakan agar bantuan dapat tepat sasaran. Kejadian ini juga menjadi pengingat pentingnya mitigasi banjir di wilayah yang berdekatan dengan aliran sungai dan tanggul yang rentan.






